Celengan Info – Covid-19 membuat
aktifitas dan gaya hidup menjadi berubah. Seperti berolahraga dianjurkan untuk
menggunakan masker agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19.
Disebutkan pula bahwa ada
korban yang meninggal akibat bersepeda puluhan kilometer sambil menggunakan
masker.
Menggunakan masker saat
olahraga disebut bisa menyebabkan sesak dan sulit bernapas bagi penggunanya,
bahkan bisa menyebabkan kematian.
Sport Medicine Specialist dari
Slim + Health Sports Therapy, dr. Michael Triangto, Sp.KO menjelaskan, saat ini
masyarakat dianjurkan untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Termasuk saat berolahraga.
Penggunaan masker saat
berolahraga memang bisa menyebabkan sesak dan sulit bernapas, terutama jika
melakukan olahraga berat atau intensitas tinggi.
Namun, jika tujuan olahraga
adalah untuk mendapatkan kesehatan, kita sebetulnya tidak dianjurkan untuk
melakukan olahraga berat.
Oleh karena itu, jika
berolahraga dengan tujuan mendapatkan kesehatan, dianjurkan untuk melakukan
olahraga ringan hingga sedang. Dalam jenis olahraga ini, tak akan ada masalah
jika memakai masker.
Bagi orang-orang yang masih
ingin berolahraga berat, tentunya hal itu tidak dilarang. Namun, dianjurkan
dilakukan di dalam rumah karena tidak perlu mengenakan masker.
"Yang perlu dipahami
benar adalah olahraga berintensitas berat hanya diperuntukkan bagi atlet yang
mau bertanding sehingga tujuan kesehatan bukanlah menjadi prioritas utama
mereka," kata Michael melalui keterangan tertulis.
Jenis masker
Masker N95 memang bisa
meminimalkan kemungkinan terinfeksi Covid-19, namun masker jenis ini akan
sangat memengaruhi fungsi pernafasan penggunanya.
Oleh karena itu, masker ini
hanya diperuntukkan bagi petugas medis, terutama yang menangani pasien
Covid-19.
Sementara masker bedah
memiliki kemampuan menyaring udara yang lebih rendah daripada N95.
"Karena itu, untuk
berolahraga di luar ruangan lebih dianjurkan menggunakan masker bedah atau
masker kain yang banyak di pasaran," kata Michael.
Source : Kompas.com

0 Komentar